Surabaya, BeritaTKP.com – Seorang anggota TNI Yonif 500/Raider, menjadi korban pengeroyokan 2 kelompok grup musik. Terduga pelaku dari kejadian tersebut diduga melarikan diri pasca kejadian.

Hal ini terjadi pada Minggu (24/3/2024) pukul 01.30 WIB korban yakni Kopda Didit Suhendro dalam perjalan pulang dari Surabaya melewati Jalan RA. Abdul Aziz, Pamekasan, yang kemudian korban memarkirkan mobilnya sebentar untuk beristirahat didepan toko material jalan tersebut seperti yang terekam video amatir diunggah oleh akun instagram @terangmedia.

Namun tak berselang berapa waktu datanglah dua grup musik dual dari Grup Darma dan Grup Klampar parkir di jalan tersebut.

Niat hati menyudahi istirahatnya Kopda Didit pun berniat untuk pulang kerumah namun mobilnya terhalang oleh mobil dari kedua grup musik tersebut. Akhirnya korban pun turun dengan niat untuk meminta ijin kepada kedua grup musik daul untuk menggeser sedikit mobilnya agar kendaraan beliau bisa lewat.

Atas permintaannya anggota grup Klampar pun memberikan ijin dan menggeser mobilnya namun tidak dengan pihak grup Darma. Mereka tak mengijinkan dengan alasan akan main lagi.

Korban pun pergi ke grup daul Darma untuk meminta izin menghentikan sebentar permainan musiknya agar mobil beliau bisa lewat. Namun tiba-tiba saja salah satu orang dari grup daul Darma merasa tak terima langsung menarik baju korban dan memukulnya sehingga terjadilah aksi pengeroyokan. Hingga berita ini ditayang masih belum diketahui bagaimana kelanjutannya. (æ/RED)