Surabaya, BeritaTKP.com – Dua orang warga Jalan Tembok Dukuh dan Demak Selatan nekat menjambret kalung emas milik emak-emak di Jalan Mulyosari, Kota Surabaya. Keduanya yakni Riswanda dan Ahmad nekat melakukan hal ini lantaran tidak punya uang untuk biaya hidup sehari-hari.

Mereka menjambret kalung emak-emak bernama Sri saat korban sedang menyapu di depan rumahnya. Namun, kedua gagal lantaran korban berteriak sehingga membuat keduanya dikejar polisi yang sedang patroli di sekitar TKP dengan dibantu warga.

Setelah tertangkap beberapa warga yang geram dengan ulahnya sempat menghajarnya, sebelum akhirnya diamankan anggota ke Mapolsek Mulyorejo. “Ada teriakan jambret terdengar anggota, lalu dibantu warga melakukan pengejaran terhadap dua tersangka jambret dan berhasil menangkapnga,” kata Kapolsek Mulyorejo Kompol Sugeng Rianto, Minggu (11/2/2024).

Dikutip dari memorandum, Riswanda bersama Ahmad berniat mencari sasaran dengan berboncengan naik Yamaha N-MAX warna hitam Nopol L 4486 KM di sekitar wilayah Mulyosari. Sesampainya di TKP, keduanya melihat korban sedang menyapu di depan rumahnya.

Merasa target sudah di depan mata, mereka langsung melancarkan aksinya. Keduanya menghampiri korban dan tersangka Riswanda yang bertugas sebagai eksekutor langsung merampas kalung emas di lehernya. “Tersangka eksekutor yang duduk di belakang motor merampas kalung di leher korban,” jelas Sugeng.

Mengetahui kalungnya dijambret, Sri kaget dan spontan berteriak jambret. Teriakan itu didengar anggota Polsek Mulyorejo dan warga sekitar hingga melakukan pengejaran terhadap Riswanda dan Ahmad yang kabur ke Jalan Ir Soekarno. Setelah tertangkap di hajar massa. Sebelum akhirnya diamankan dan dijebloskan petugas ke Mapolsek Mulyorejo.

Sementara itu, saat diinterogasi Riswanda mengaku berangkat dari rumah sudah berniat menjambret. “Sasaran saya barang berharga yang bisa dirampas dan mudah untuk dijual. Kalau ada HP, kalung pasti saya rampas,” terangnya.

Dengan jujur, tersangka mengaku baru pertama kali merampas kalung dan jika berhasil menjual kalung itu, hasilnya akan dibagi rata. Tersangka Riswanda yang tidak punya uang kemudian mengajak Ahmad mencari sasaran menggunakan motor hasil meminjam dari teman, tapi aksinya gagal. (Din/RED)