
Kediri, BeritaTKP.com – Sebuah tas ransel mencurigakan ditemukan seorang petugas kebersihan di Jalan Basuki Rahmad, Kota Kediri, tepatnya di depan Balai Kota Kediri, pada Jumat (27/1/2024) kemarin.
Khawatir jika tas tersebut berisi bom, penemu tas langsung melapor ke pihak kepolisian. Tak lama berselang tim penjinak bom Polda Jawa Timur diterjunkan ke lokasi.
Kawasan Jalan Basuki Rahmad kemudian ditutup oleh beberapa mobil polisi. Jalan yang ditutup adalah arah menuju Kota Kediri. Mobil tim gegana dari Satuan Brimob Polda Jatim juga bersiaga di sekitar lokasi.
Polisi kemudian melakukan investigasi dan memeriksa tas tersebut. Ternyata tas ransel tak bertuan tersebut hanya berisi sejumlah pakaian kotor dan sarung serta alat tulis yang diduga ditinggal pemiliknya.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Abraham Sissik memastikan tas ransel itu telah diperiksa tim Jibom Satuan Brimob Polda Jatim. “Ternyata bukan barang berbahaya,” kata Abraham Sissik dalam keterangan tertulis.
Abraham menjelaskan pihaknya mendapat laporan dari Fandik Purnomo Pegawai CS DLHKP (Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan) Kota Kediri.
Bahwa Fandik sewaktu menyapu di taman tepatnya di luar pagar kantor Pemkot Kediri 10 meter selatan tulisan alamat Pemkot Kediri Jl. Basuki Rahmad No. 15 Kota Kediri mengetahui ada tas ransel mencurigakan berwarna Cokelat.
Fandik yang curiga akhirnya melaporkan penemuannya kepada petugas piket Satpol PP. Saat tas tersebut diangkat, terasa agak berat.
Karena kawatir sehingga diturunkan kembali dan menghubungi Polsek Kediri Kota. “Kita langsung berkoordinasi dengan Tim Jibom Sat Brimob Polda Jatim untuk melakukan evakuasi,” ujar Abraham.
Sekitar pukul 15.45 WIB, Jibom Satuan Brimob Polda Jatim dipimpin kepala tim Iptu Hendra Fatra dan 5 orang anggota tiba di lokasi. “Tim jibom (penjinak bom) langsung menuntaskan tugasnya di lokasi,” katanya.
Abraham menegaskan tas ransel itu ternyata hanya berisi sejumlah pakaian kotor, sarung dan alat tulis dan tidak diketahui pemiliknya. Meski begitu, tas ransel beserta isinya tersebut kini diamankan pihaknya. (Din/RED)





