
Surabaya, BeritaTKP.com – Mayat seorang anak perempuan ditemukan mengapung di bantaran Sungai Buntaran, Kelurahan Manukan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, pada Sabtu (20/1/2024), sekira pukul 06.00 WIB.
Mayat anak tersebut pertama kali ditemukan oleh Rahman, warga setempat, saat dirinya sedang bersih-bersih di halaman belakang rumahnya, tepat membelakangi sungai. Waktu bersih-bersih itulah, dia melihat sosok yang dikira boneka, namun saat didekati ternyata jenazah seorang anak perempuan.
“Jadi itu (langsung) saya selamatkan, saya ambil dari tengah kali (sungai), saya berusaha pinggirkan ke tepinya (sungai),” ujar Rahman, dikutip dari suarasurabaya, Sabtu (20/1/2024) pagi.
Dia menjelaskan, saat itu air sungai dalam kondisi mengalir, tapi tidak terlalu deras. Sungai juga diperkirakannya tidak terlalu dalam, sekitar satu sampai satu meter setengah.
Sementara untuk ciri-ciri jenazah, lanjutnya, korban memang masih lengkap menggunakan pakaian dengan motif seperti batik. “Masih dengan pakaian, jadi semacam batik gitu ya, tapi warna pastinya saya tidak bisa kenali karena tertutup dengan lumpur. Cirinya rambut lurus agak pendek, tidak terlalu panjang,” rincinya.
Ainul Makhdin, Koordinator Basarnas Surabaya mengatakan, korban ditemukan oleh salah satu warga di kali yang berada di tengah Jalan Margomulyo. Kondisinya sudah mulai membusuk dan wajahnya mulai rusak. “Tadi sudah dibawa ke RSUD Dr Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan.” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Anak perempuan berinisial MWN (6), dilaporkan hanyut tenggelam di sungai Jalan Bumi Sari, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya, pada Kamis (18/1/2024) malam.
Menurut keterangan kakak korban SAN (10), sebelumnya pada Kamis (18/1/2024), sekitar pukul 14.00 WIB, saat cuaca sedang hujan deras keduanya sedang bermain bersama temannya di selokan dekat sungai yang dalam kondisi arus deras, seketika itu korban MWN hanyut.
Petugas gabungan dari unsur BPBD, TNI dan kepolisian setempat, setelah mendapat laporan, melakukan pencarian dan penggalian data di sekitaran titik awal korban diduga tenggelam. (Din/RED)





