
Jember, BeritaTKP.com – Penemuan mayat lansia bernama Abdul Jalal (71) di tengah kebun jati, Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, hebohkan warga setempat.
Diketahui, lansia tersebut sebelumnya dikabarkan hilang sejak Rabu (10/1/2024) sore lalu. Informasi tersebut diperkuat dengan pengakuan tetangga korban yang mengatakan terakhir bertemu dengan korban pada hari itu.
Anggota Relawan Tagana Dinsos Jember Arid Fitriadi mengatakan, bahwa korban sempat dilakukan pencarian oleh warga setempat, serta dibantu oleh relawan sejak Sabtu kemarin sore. Namun, pada Minggu (14/1/2024) pagi, sekira puku 08.40 WIB, pihaknya menemukan gundukan tanah baru yang di atasnya banyak berkerumun lalat.
“Dari itu, diindikasi (muncul kecurigaan) korban ada di dalam sana (terkubur). Tapi awalnya kita menduga ada bangkai saja. Kemudian dibongkar,” jelasnya, Minggu (14/1/2024).
Kemudian, setelah dilakukan proses pembongkaran terhadap gundukan tanah itu. Terlihat korban yang sempat hilang. “Kita mendapati korban yang hilang selama kurang lebih 4 hari itu. Terkubur di dalam tanah sedalam kurang lebih 1 meter. Saat itu kondisi korban badannya seperti melungker (meringkuk) gitu, mulai membengkak dan busuk tapi masih dapat dikenali,” ungkapnya.
Lebih lanjut, terkait proses pencarian terhadap warga setempat itu, dibagi menjadi beberapa kelompok. Ada yang menyusuri Sungai Kalijati. Di tepi sungai ditemukan sepasang sandal, topi, dan batang bambu yang ujungnya ada celurit diduga milik korban. “Kemudian saya menyebrangi sungai dan mencari di tengah kebun pohon jati itu. Di sana mendapati gundukan tanah yang ada jasad korban itu,” ujarnya.
“Apalagi tinggal sendiri di Jember, anaknya dua orang di luar pulau semua. Ada yang di Papua dan satunya lagi di Sumatera. Korban tinggal sendirian sejak istrinya sudah lama meninggal. Meninggalnya kapan saya tidak tahu, tapi menurut warga sudah lama,” ulasnya.
Pihaknya menambahkan, untuk kondisi penemuan mayat tersebut. Saat ini polisi sudah dilakukan proses lidik “Tapi untuk jasad korban, setelah Tim Inavis datang. Ini akan dibawa ke Kamar Mayat RSD dr. Soebandi Jember menggunakan mobil ambulans,” tutupnya. (Din/RED)





