
Surabaya, BeritaTKP.com – Pihak panitia pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya mengantisipasi adanya penjualan dan pembelian tiket palsu jelang laga derby Jatim Persebaya vs Arema FC, pada Sabtu (23/9/2023) besok di Stadion Gelora Bung Tomo.
Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, memang animo masyrakat yang tinggi hingga membuat para penjual tiket memalsukan tiket, terkadang mencuri keuntungan dalam penjualan tiket. “Karena pertandingan Persebaya lawan Arema ini animonya tinggi jadi rawan adanya pemalsuan tiket dan kami masih menunggu hasil dari rakor dengan pihak kepolisian untuk memutuskan salah satunya terkait jumlah tiket yang harus dikeluarkan,” ucap Ketua Panpel Persebaya Ram Surahman, dikutip dari beritajatim, Kamis (21/9/2023).
Ram berharap para bonek maupun bonita bisa melihat dengan jeli bagaimana tiket resmi atau yang palsu supaya pada saat pertandingan bisa masuk dengan aman dan nyaman. Selain itu, dengan adanya gerakan bersama Bonek naik level, dirinya mengimbau agar semua dapat menjaga kondusifitas dan kenyamanan saat pertandingan antara Persebaya melawan Arema FC.
“Dari segi stadion sudah banyak berubah, berdasarkan dampak dari tragedi Kanjuruhan kemarin, semuanya berubah, ada tribun keluarga yang animonya juga tinggi, jadi stadion ramah anak itu bisa melekat terus dan hal itu sudah terbukti dari pertandingan-pertandingan sebelumnya,” imbuhnya.
Ram menjelaskan jika pertandingan melawan Arema FC nanti juga diharapkan dapat diselenggarakan dan kondusifitasnya seperti laga-laga saat menghadapi tim Liga 1 lainnya. “Semua sudah membuktikan dari pertandingan sebelumnya, kalau Bonek sudah mulai ada perubahan, makin lebih baik,” tuturnya.
Ditegaskan, Persebaya Surabaya hanya menjual tiket secara resmi melalui akun ecommers resmi dan web official tim resmi, dengan harga tiket fans sebesar Rp 200 ribu, Super fans lantai 5 sebesar Rp 300 ribu dan Super Fans utama Rp 350 ribu rupiah. (Din/RED)





