
Tuban, BeritaTKP.com – Gudang arsip yang ada di Puskesmas Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, diserang si jago merah, pada Selasa (19/9/2023) kemarin siang. Kebakaran tersebut sempat membuat panik para karyawan dan pasien puskesmas yang menjalani rawat inap.
Kapolsek Bangilan Iptu Rukandar mengatakan berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kebakaran sekitar pukul 15.00 WIB ini diduga karena korsleting listrik. “Dugaan awal karena ada korsleting listrik di bagian ruangan arsip puskesmas. Tapi ini tim inafis masih melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran,” terang Iptu Rukandar, Selasa (19/9/2023).
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, namun akibat peristiwa kebakaran tersebut kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Saat terjadi kebakaran, di ruang kamar inap terdapat 9 pasien yang langsung dengan cepat dievakuasi oleh petugas dan pihak karyawan puskesmas ke ruangan yang lebih aman. “Alhamdulillah sudah dievakuasi dengan aman ada 9 pasien rawat inap tadi. Jadi hanya ruang arsip yang terbakar ya,” imbuh Rukandar.
Setelah mendapatkan laporan adanya kebakaran itu, petugas dari Polsek Bangilan langsung menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Jatirogo, Singgahan dan kantor Damkar Tuban untuk membantu melakukan upaya pemadaman.
Tiga mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan melakukan pembasahan di Puskesmas Bangilan hingga petang hari. Beberapa barang aset puskesmas juga sempat diselamatkan di halaman agar tidak terbakar.
Kapolsek menegaskan, terkait dengan penyebab kebakaran petugas hingga saat ini masih melakukan penyelidikan. Adapun peralatan kesehatan yang terbakar di antaranya empat buah bed, lima unit inkubator, meja, kursi, almari, kipas angin serta kertas rekam medis 8 dus. Di samping itu, tumpukan kayu jati di belakang gudang juga terbakar. (Din/RED)





