Tulungagung, BeritaTKP.com – Dua perahu nelayan asal Pantai Prigi, Trenggalek terbalik di perairan selatan Pantai Gladak, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, pada Senin (7/8/2023) kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB. Kondisi kedua perahu ini pecah usai tergulung ombak.

Empat orang nelayan berhasil diselamatkan dan empat lainnya belum ditemukan. ABK yang dinyatakan hilang masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan. Proses pencarian melibatkan sekitar 100 tim gabungan dari basarnas, polisi, TNI, BPBD, Saka SAR, Tagana, nelayan dan sejumlah potensi SAR lain.

“Kami mendirikan dua posko SAR, untuk posko induk di Pos TNI AL Trenggalek dan pos yang satu di Pantai Sine. Penyisiran kami lakukan di laut dan darat. Untuk penyisiran di laut ada dua perahu karet dan sejumlah kapal nelayan. “ujar Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Yoni Fariza.

Dua kapal nelayan Exel dan Wilwo sebelumnya diberangkatkan dari dermaga PPN Prigi, pada Senin (7/8/2023) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Keduanya dilayarkan dengan tujuan di sekitar Pantai Gladak untuk menyerok ikan teri.

Setibanya di lokasi pencarian ikan, sekitar pukul 21.00 WIB, mereka kemudian mencari ikan seperti biasa di tengah kondisi cuaca yang cerah. Namun, di tengah cuaca yang cerah ini tiba-tiba datang ombak besar, hingga membuat kedua perahu nelayan, Exel dan Wilwo ini terbalik. Akibatnya, seluruh nelayan yang berada di atasnya terjatuh ke dalam laut.

Dua nelayan atas nama Imam Bonjol dan Aris berhasil diselamatkan nelayan pancing ulur. Keduanya sudah dibawa kembali ke Pantai Prigi Trenggalek. Dua nelayan lain, Rokhim dan Abu Siswoyo berhasil selamat dengan cara berenang ke pantai. “Keduanya sempat dijemput keluarga di Polsek Tanggunggunung, lalu dibawa pulang keluarga,” sambung Kasiyanto.

Dari perahu Exel dua nelayan yang belum ditemukan adalah Hendynapo warga Dusun Ngares, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek dan Kukuh warga Desa/Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Sedangkan dari perahu Wilwo, dua korban yang belum ditemukan adalah Supar warga Dusun Winong, Desa Sawahan, Kecamatan Watuliwo, Trenggalek dan Gimbal warga Dusun Karanggongso, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. (Din/RED)