Foto: tangkapan layar akun Instagram/@eksistulungagung.

Tulungagung, BeritaTKP.com – Mahalnya harga kain seragam bagi siswa baru ternyata tak hanya dirasakan para wali murid SMAN 1 Kedungwaru. Ditemukan satu lagi sma negeri yang ada di Kabupaten Tulungagung, yakni SMA Negeri 1 Karangrejo yang turut mematok harga mahal untuk pembelian kain seragam untuk murid baru, bahkan lebih mahal dari SMAN 1 Kedungwaru.

Fakta itu terungakp setelah foto kwitansi pembelian seragam SMA Negeri 1 Karangrejo, Tulungagung viral di media sosial. Dalam foto tersebut, tertera tujuh paket kain dan atribut seragam yang keseluruhannya mencapai Rp 2.525.000.

Berikut rincian satu per satu item seragam dan atribut SMA Negeri Karangrejo, Tulungagung:

  • 1 pasang kain abu-abu putih Rp 575.000
  • 1 pasang kain khas Rp 575.000
  • 1 pasang kain Pramuka Rp 476.000
  • 1 pasang seragam olahraga Rp 115.000
  • 1 paket atribut lengkap Rp 125.000
  • 4 jilbab rawes Rp 80.000

Mendapati hal ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengkritik keras keterlibatan sekolah dalam menawarkan penyediaan kain seragam bagi peserta didik.

Pihaknya meminta tenaga pendidik tidak campur tangan dalam penyediaan seragam, melainkan diserahkan sepenuhnya kepada koperasi maupun toko sekolah. “Tolong, ini meskipun enggak wajib tapi kalau sekolah menawarkan, kan, kesannya jadi wajib. Jadi jangan ikut jualan,” ujarnya.

Untuk seluruh SMA Negeri yang ada di Jawa Timur, Emil meminta agar sistem penjualan seragam diserahkan seluruh kepada petugas di koperasi sekolah. “Serahkan ke koperasi, di sana kan ada petugasnya. Kalau ditawarkan ke kelas-kelas ya berat lah, murid pasti kena pressure,” kata Emil. (Din/RED)