Foto: tangkapan layar Instagram/@aslimojokertocom.

Mojokerto, BeritaTKP.com – Polisi lakukan perburuan terhadap gerombolan orang tak dikenal yang melakukan pengeroyokan di sekitar Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, pada Senin (10/7/2023) malam lalu.

Bukan dua, setelah diselidiki, korban ternyata berjumlah tiga orang. Mereka masing-masing berinisial FR (19) warga Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo; DM (19) dan AG (20) warga Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo.

Ketiga identitas korban terungkap, setelah setelah Polsek Mojosari mendapatkan laporan dari DM. ”Polisi dengan cepat berhasil temukan identitas korban dan saat ini dalam proses penyelidikan untuk menangkap pelaku,” terang Kasihumas Polres Mojokerto Iptu Hari Cahyo, Rabu (12/7/2023) kemarin.

Menurutnya, korban telah diminta menjalani visum untuk melengkapi laporan. Dalam upaya penyelidikan, polisi juga memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah TKP.

Hari menjelaskan, dugaan pengeroyokan tersebut dipicu karena salah paham. Ketiga korban datang ke sekitar stadion untuk nongkrong di angkringan. Setibanya di lokasi, motor yang dikendari ketiganya bersenggolan dengan pengendara lain yang tak dikenal.

Mereka kemudian terlibat cekcok hingga berakhir para korban yang mendapatkan perlakuan kejam dari gerombolan orang tak dikenal. ”Setelah terjadi cekcok lalu beberapa orang yang tidak dikenal yakni para pelaku langsung mendatangi para korban dan melakukan pemukulan,” tuturnya.

Kanitreskrim Polsek Mojosari Iptu Bambang Sunandar mengatakan, hingga kemarin petang, pihaknya masih memburu para pelaku. Penelusuran terus dilakukan untuk mengungkap dugaan pengeroyokan tersebut. “Masih belum tertangkap, ini masih dicari,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pemuda menjadi korban pengeroyokan oleh gerombolan orang tak dikenal (OTK) di Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, pada Senin (10/7/2023), sekitar pukul 23.30 WIB. aksi pengeroyokan tersebut direkam oleh sejumlah pengguna jalan dan kemudian viral di media sosial. (Din/RED)