Petugas SAR saat mengevakuasi jenazah Nenek Yahmi dari Aliran Bengawan Solo.

Bojonegoro, BeritaTKP.com – Telah ditemukan sesosok mayat nenek-nenek mengapung di aliran sungai Bengawan Solo, masuk wilayah Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Selasa (11/7/2023) kemarin.

Setelah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, jenazah korban dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan koordinasi oleh aparat terkait, identitas korban diketahui bernama Yahmi (82), warga asal Dusun Jaraan, Desa Ngablak RT 017 RW 003, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro,

Identitas korban terungkap setelah salah satu keluarga koran datang ke Polres Bojonegoro untuk melaporkan bahwa keluarganya yang bernama Yahmi telah meninggalkan rumah tanpa pamit sejak dua hari yang lalu dan tak kunjung pulang hingga saat ini.

Dalam laporannya, pihak keluarga juga menyertakan ciri-ciri korban sebelum meninggalkan rumah yaitu menggunakan baju warna pink dengan jilbab warna kuning atau hijau, yang mana ciri-ciri tersebut sesuai dengan mayat yang ditemukan mengapung di Sungai Benagwan Solo.

Sementara itu, Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dr Hario Widhi Nugroho membenarkan bahwa identitas korban benar adanya bernama Yahmi (82), warga Dusun Jaraan, Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. “Nggih pak betul. [identitas korban] Sudah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.” tutur dr Hario Widhi Nugroho.

Dokter Hario menjelaskan bahwa kepastian tersebut diketahui setelah keluarga korban bersama dengan perangkat desa setempat didampingi pihak kepolisian dan petugas BPBD Bojonegoro datang langsung ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoema Bojonegoro, untuk memastikan identitas korban tersebut. “Saat ini keluarga sudah di RSUD untuk mengambil jenazah dan akan dimakamkan,” kata dr Hario Widhi Nugroho, Selasa (11/7/2023) kemarin. (Din/RED)