Tangkapan layan oknum Satpol PP jaga malam sambil minum miras.

BOGOR, BeritaTKP.com – Usai ulah tiktokers Popo Barbie yang membuat heboh media sosial kini beredar lagi sebuah video yang memperlihatkan oknum anggota Satpol PP Kabupaten Bogor, asik menenggak minuman keras atau miras. Sontak video tersebut banyak mendapatkan kecaman dari netizen.

https://www.instagram.com/reel/CuOcsd6J5eO/?igshid=MTc4MmM1YmI2Ng==

Dalam video yang beredar, terlihat empat anggota Satpol PP sedang bertugas malam di salah satu pos jaga di dalam Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor. Video tersebut juga menampilkan setidaknya dua botol miras dikutip dari unggahan akun @kabarnegri.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, video tersebut direkam oleh salah satu anggota dan kemudian diunggah sebagai status di aplikasi perpesanan WhatsApp.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, memberikan pernyataan tegas dan keras dalam menanggapi video tersebut.

Dia mengakui bahwa anggota yang terlihat dalam video merupakan anggota Satpol PP Kabupaten Bogor.

“Prihatin. Saat anggota lainnya bercucuran keringat bertugas dilapangan, ini ada beberapa oknum anggota tidak bertanggungjawab malah leha-leha sambil minum,” kata Cecep, Sabtu, 1 Juli 2023.

Lebih lanjut, ia memberi peringatan tegas bahwa ia tidak memberikan toleransi atas tindakan-tindakan menyimpang yang dilakukan anggota, terlebih jika hal tersebut merusak citra.

“Itu sudah cukup. Selesai. Ketika melakukan pelanggaran, maka Anda mengundurkan diri atau saya yang akan memberhentikan. Jangan coba-coba bermain dengan hal-hal yang akan merusak citra anda, citra kesatuan, citra pribadi anda, citra keluarga,” tegas Cecep.

”Saya selalu ingatkan agar anggota Satpol PP beretika. Sebab, ketika tidak punya etika, moral anda tidak ada. Itu yang selalu saya katakan di setiap apel pagi,” terangnya kepada JabarEkspres.com.

Cecep pun menegaskan tidak akan pandang bulu dalam memberikan tindakan. Apalagi terhadap keempat oknum Satpol PP bawahannya itu. Terlebih dalam fakta integritas dan perjanjian kinerja sudah diatur mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan anggota.

”Tentu saya sangat kecewa, karena yang mestinya harus memberikan contoh baik, justru ini memberikan contoh buruk. Makanya saya selaku pimpinan akan bertindak tegas,” bebernya.

”Jadi saat perjanjian kontrak kerja selesai. Pasti mereka juga selesai (diberhentikan tidak diperpanjang kontrak),” pungkasnya.

Dari video berdurasi 14 detik itu, terlihat dua botol minuman keras berbeda merek. Salah satu botol di antaranya kosong, yang diduga telah habis diminum ke empat oknum Satpol PP itu. (red)