
Tulungagung, BeritaTKP.com – Kabel penghubung dari trafo step down ke panel distribusi milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Tulungagung yang ada di dua lokasi rusak dipotong oknum tak dikenal, pada pada Jumat (16/6/2023) dini hari.
Manajer PLN ULP Tulungagung, Resma Dwida Pantri mengatakan, komplotan maling kebal ini melakukan aksinya pada Jumat (16/6/2023) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB di dua lokasi, yakni di Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol dan di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru.
Aksi pencurian kali ini masih menggunakan modus yang sama, yakni pada dini hari hingga menjelang Subuh, di saat tidak ada aktifitas oleh warga setempat. “Jadi modusnya sama, yakni pas pagi hari saat banyak orang masih tidur,” ujarnya, Minggu (18/6/2023) kemarin.
Saat menjalankan aksinya di Desa Bangoan, salah satu warga berhasil mempergoki pelaku. Warga mengaku melihat pelaku berjumlah 4 orang dengan menaiki sebuah mobil berwarna hitam berplat nomor berawal huruf N.
Usai aksinya dipergoki, mereka lantas meninggalkan lokasi dan bergegas kabur. Hanya saja sebagian kabel sudah dipotong sehingga listrik padam.”Saat kami ke Bangoan, ada warga yang lapor katanya tahu pelakunya, memang kabelnya ditinggalkan oleh pelaku karena ketahuan, tetapi kondisinya sudah terpotong,” ungkapnya.
Pencurian kabel ini sudah dua kali terjadi dalam kurun waktu berdekatan. Sebelumnya tercatat terjadi pada akhir bulan Mei lalu, aksi pencurian juga terjadi di 4 lokasi. Kabel penghubung dari trafo step down ke panel distribusi di 4 titik habis dicuri. Tidak tanggung-tanggung, bahkan saat itu pencurian dilakukan pada lima titik gardu PLN di Kabupaten Tulungagung.
Akibat kejadian tersebut, PLN Tulungagung terpaksa menderita kerugian senilai Rp 40 juta untuk memperbaiki dan mengganti kabel yang digasak maling tersebut.”Ini kejadian kedua, kita tahunya malah ketika ada laporan listrik padam dan saat didatangi ternyata kabelnya hilang. Kasus kedua ini juga sudah kami laporkan ke Polisi,” pungkasnya. (Din/RED)





