Probolinggo, BeritaTKP.com – Para awak kapal KM MV Sinar Sejati II berhasil mengevakuasi lima anka buah kapal (ABK) dari KM LCT Cipta Harapan IX yang tenggelam di perairan Karimunjawa, Jawa Tengah, pada Senin (12/6/2023) lalu.

Penyelamatan itu dilakukan oleh KM MV Sinar Sejati II saat sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo.

Di tengah pelayaran itu, tepatnya di perairan Karimunjawa, para awak KM MV Sinar Sejati II melihat ada sebuah kapal tenggelam. Kapal yang diketahui KM LCT Cipta Harapan IX itu bahkan sudah dalam kondisi terbalik, hanya menampakkan lambung kapal.

Mengetahui hal itu, ABK KM MV Sinar Sejati II segera melakukan pencarian di sekitaran kapal yang tenggelam. Benar saja, mereka menjumpai para ABK KM LCT Cipta Harapan IX terombang-ambing menggunakan jaket pelampung di dalam sekoci.

Posisi para ABK itu tidak jauh dari titik tenggelamnya kapal itu, tepatnya di sisi kiri. Tanpa pikir panjang, kru KM MV Sinar Sejati II melakukan upaya penyelamatan. Nahkoda mengendalikan kemudi agar kapal bisa mendekat ke ABK KM LCT Cipta Harapan IX. Satu persatu ABK KM LCT Cipta Harapan IX pun dievakuasi ke atas kapal KM MV Sinar Sejati II. Kondisi kelima ABK itu begitu lemas.

Usai mendekat, satu persatu ABK dievakuasi ke atas kapal. Kondiis kelima ABK itu begitu lemas. Dan detik-detik proses penyelamatan ini terekam kamera ponsel kru KM MV Sinar Sejati II.

Kepala KSOP Kelas IV Probolinggo, Ferry Agus Satriyo mengatakan KM LCT Cipta Harapan IX mengangkut sejumlah alat berat. Kapal yang berisi 11 awak itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Taliabu, Halmahera, Jumat (9/6/2023).

“Namun, kami mendapat laporan KM LCT Cipta Harapan IX tenggelam di perairan Karimunjawa, Senin (12/6/2023). Lima awak dapat diselamatkan oleh KM MV Sinar Sejati II. Rabu (14/6/2023). Kelima awak pun dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Tembaga,” kata Ferry.

Berdasarkan informasi yang Ferry dapatkan, KM LCT Cipta Harapan IX ini tenggelam dikarenakan faktor cuaca dengan ketinggian gelombang 3-4 meter. Tidak hanya lima awak, satu awak lain dapat diselamatkan dan dievakuasi oleh KM KSK III menuju Banjarmasin.

Artinya, tersisi lima ABK yang masih belum ditemukan atau hilang. Basarnas dan instansi terkait setempat hingga kini masih melakukan proses pencarian. “Setelah kami lakukan pengecekan, lima awak LCT Cipta Harapan IX yang dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Tembaga dalam kondisi sehat,” pungkasnya. (Din/red)