Mojokerto, BeritaTKP.com – Dua orang pengendara motor nekat melaju kencang di tengah hujan, hingga membuat keduanya mengalami kecelakaan di Jalan Raya Dusun Sambiroto, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Kedua pemotor yang terlibat kecelakaan adalah Ike, warga asal Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Mojokerto yang mengendarai Honda Vario putih bernopol S 5095 NS. Sementara pemotor lainnya bernama Sugianto (45), warga Desa Pohkecik, Dlanggu, Mojokerto, yang mengendarai motor Yamaha Mio warna hija bernopol S 2993 QM.

Akibat kecelakaan tersebut, salah seorang pemotor tewas di lokasi kejadian. Pemotor tersebut adalah Sugianto (45), warga Desa Pohkecik, Dlanggu, Mojokerto, yang mengendarai motor Yamaha Mio warna hija bernopol S 2993 QM.
Sementara pemotor lain bernama Ike, warga asal Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Mojokerto yang mengendarai Honda Vario putih bernopol S 5095 NS, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Salah satu saksi mata bernama Sariyono (40) menuturkan, kedua pemotor tersebut melaju searah dari utara ke selatan atau dari arah Desa Tambakagung menuju Desa Tangunan, Kecamatan Puri. Saat itu, Sugianto melaju di depan Ike dengan kencang di tengah hujan. “Sepertinya kedua pemotor sama-sama melaju kencang dari utara ke selatan. Karena sudah gerimis mau hujan,” kata Sariyono, Senin (12/6/2023).
Sesampainya di Jalan Raya Dusun Sambiroto sekitar pukul 20.00 WIB, lanjut Sariyono, tiba-tiba saja sepeda motor yang dikendarai Sugianto mendadak oleng. Sugianto dan motornya akhirnya terjatuh membuat kepala korban membentur aspal dengan keras.
Sedangkan sepeda motor korban dalam posisi melintang di tengah jalan. Ike yang juga melaju kencang di belakang korban akhirnya menabrak sepeda motor korban. Tabrakan tersebut membuat sepeda motor Vario yang dikendarai olehnya terpental sekitar 20 meter dari titik tabrakan, sedangkan Ike terpental sekitar 10 meter.
Sugianto tewas seketika di lokasi dengan luka parah di kepala sebab helm yang ia pakai terlepas ketika kecelakaan. Sedangkan Ike mengalami lecet-lecet di tangan dan lututnya. “Korban perempuan tadi terkilir pergelangan kaki kirinya sehingga kesakitan dan tak bisa berjalan,” tandas Sariyono.
Sambil terus menangis, Ike dipapah sejumlah relawan ke mobil ambulans. Ia dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Begitu juga dengan jenazah Sugianto dibawa ke rumah sakit yang sama.Sepeda motor kedua korban telah diamankan anggota Polsek Puri. (Din/RED)




