Blitar, BeritaTKP.com – Nasib tragis menimpa Nuriyadi, pengusaha Sperpat kendaraan asal Kromengan, Kabupaten Malang. Pria berusia 46 tahun itu meninggal dunia setelah tertabrak truk di jalur Blitar-Kediri pada Senin (12/6/2023) pukul 14.30 WIB. Truk tersebut dikemudikan oleh Agus Santoso, warga kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.
Kejadian nahas tersebut bermula ketika Nuriyadi baru saja membeli rokok di toko samping tempat usahanya. Namun, tiba-tiba saja sebuah truk melaju kencang dari arah Blitar menuju Kediri. Tabrakan pun akhirnya tak terhindarkan, hingga Nurhadi mengalami luka serius di bagian kepala dan tidak sadarkan diri.

Pengusaha asal Kabupaten Malang itu sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, ia dinyatakan meninggal dunia saat menerima perawatan. “Peristiwa terjadi tadi sore di jalan Jatilengger Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar dalam peristiwa itu satu orang meninggal dunia,” kata Iptu Agus Prayitno, Kapolsek Ponggok, Senin (12/06/23) kemarin.
Pengemudi truk bernopol AG 9210 UK, Agus Santoso tersebut diduga kurang konsentrasi saat berkendara, sehingga setibanya di lokasi kendaraan truk oleng kea rah kanan hingga menabrak Nuriyadi yang baru saja membeli rokok.
Saat dihantam oleh truk tersebut, Nuriyadi sedang berjalan jauh dari aspal jalan. Pria berusia 46 tahun itu sedang berjalan sembari membuka rokok yang barusan ia beli dan tak tahu jika ia kemudian akhirnya ditabrak truk.
Namun tiba-tiba saja dari arah timur melaju sebuah truk dengan kecepatan kencang dan langsung menghantam Nuriyadi yang sedang berjalan dengan santai. Pengusaha asal Malang itu pun tidak sempat mengelak.
Usai menabrak Nuriyadi serta pohon mangga truk yang dikemudikan oleh Agus Santoso itu pun terguling. “Korban meninggal dunia di rumah sakit saat hendak menerima perawatan medis,” tandasnya.
Kasus kecelakaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia ini pun masih terus di selidiki oleh Satlantas Polres Blitar Kota. Truk yang terlibat kecelakaan itu pun kini telah dibawa oleh Unit Laka Lantas Polres Blitar Kota ke Polres untuk bahan bukti. (Din/RED)





