Malang, BeritaTKP.com – Empat kendaraan terlibat kecelakaan maut di kawasan Pakis, Malang, tepatnya di Jalan Raya Asrikaton. Akibat kecekalaan nahas tersebut, 4 orang dilaporkan tewas. Pilunya, satu diantara 4 korban tewas diketahui seorang balita yang diperkirakan berusia 1 tahun.

Salah satu saksi mata di lokasi sekitar, Dony Prasetya (37) mengatakan, bahwa kecelakaan itu terjadi, Minggu (11/6/2023) kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB.  “Kejadian sekitar jam 3 sore tadi. Ada 4 yang meninggal. Pengendara motor semua. Ada satu yang luka-luka. Terus yang meninggal itu ada 1 balita. Usianya kira-kira masih 1 tahun,” kata Dony.

Kondisi motor Honda Revo milik korban ringsek parah usai terlibat kecelakaan.

Dony menyebut bahwa balita korban tewas itu diboncengkan oleh 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Saat kejadian, balita itu diboncengkan naik sepeda motor Honda Revo bernopol N 4548 ABY. “Naik Revo, itu yang bonceng 1 laki-laki sama 1 perempuan juga tewas ditabrak pikap,” ujar Dony.

Selain balita dan 2 orang dewasa yang memboncengnya, ada 1 laki-laki yang mengendarai Yamaha Fino bernopol N 3485 GAA juga meninggal di lokasi kejadian akibat tabrakan adu banteng dengan pikap. “Kalau yang luka-luka itu naik beat, perempuan,” ujar Dony.

Usai kecelakaan berlangsung, kondisi sepeda motor Honda Revo tersebut rusak parah. Stang motornya bahkan sampai menyentuh bagian depan jok sepeda motor. Sasis bagian depan motor itu tertekuk ke dalam.

Sementara, pikap yang menabrak 3 motor itu bagian depan sampingnya ringsek. Sedangkan 2 motor lain yakni Yamaha Fino, dan Honda BeAT bernopol S 4240 ST yang terlibat dalam kecelakaan juga dalam kondisi rusak parah.

Menurut keterangan Dony, kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Grandmax itu melaju dari barat atau Kota Malang ke timur menuju arah Pakis. Setibanya di lokasi kejadian tepatnya di Bank Mandiri Pakis mobil menyalip kendaraan yang ada di depannya.

“Mobil itu nyalip tapi terlalu nganan sehingga langsung menghantam sepeda motor yang melaju searah dari timur ke barat,” ujar Dony, pria yang berprofesi sebagai juru parkir tersebut.

Akibat peristiwa ini arus lalu lintas di Jalan Raya Asrikaton sempat macet total. Proses evakuasi pun berjalan dramatis. Apalagi ketika perisitiwa terjadi hujan deras mengguyur lokasi kejadian.

Pengakuan Dony, dua orang korban berada di bawah kolong mobil pickup terjepit ban serep. Proses evakuasi pun dramatis, warga mengangkat mobil itu untuk mengevakuasi korban. “Itu tadi di kolong sudah meninggal, diangkat mobilnya dikeluarkan,” ucap dia kembali. (Din/RED)