Jayapura, BeritaTKP.com – Guna mencegah dan menangani tindak pidan perdagangan orang yang kini sedang marak terjadi di beberapa wilayah, Polda Papua kembali memperketat pengawasan jalur tikus dibeberapa titik yang ada di wilayah perbatasan RI-PNG. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari Kapolri beberapa waktu yang lalu.
Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Ramdani Hidayat, S.H., mengatakan untuk itu pihaknya juga bakal intens melakukan koordinasi terkait pengamanan di wilayah perbatasan tersebut.
“Pada Kamis (8/6) kemarin kami melakukan kunjungan ke wilayah perbatasan dan memperkuat koordinasi guna memberantas tindak pidana perdagangan manusia,” jelasnya, Jumat (9/6/23).
Brigjen. Pol. Ramdani Hidayat mengatakan pada kunjungan tersebut pihaknya menyampaikan bakal menempatkan personel di titik-titik jalan tikus yang sering dilalui dan dari Dit Samapta juga akan menyiapkan anjing pelacak untuk mengetahui jika ada barang terlarang yang dibawa.
“Terkait anjing pelacak Dit Samapta Polda Papua akan menyiapkan, jika tidak bisa menetap di sini maka datangkan dari Polda setiap hari perlintasan,” jelas Brigjen. Pol. Ramdani Hidayat.
Ia menjelaskan pihaknya akan menyediakan dua anjing pelacak di mana disesuaikan dengan jam perlintasan yakni dari pukul 08:00 Waktu Indonesia Timur (WIT) hingga 16.00 WIT. (red)





