Gresik, BeritaTKP.com – Seorang maling motor yang tertangkap berkat Operasi Pekat Semeru 2023 membuat pengakuan menghebohkan saat Konferensi Press Release yang dilakukan di Mapolres Gresik, pada Selasa (30/5/2023) kemarin.
Deni Hervianto, tersangka curanmor yang merupakan warga asal Tanjung Perak Surabaya mengaku dirinya bersama dua komplotannya berhasil menggasak tiga motor di lokasi yang berbeda, masing-masing di Kecamatan Wringinanom, Driyorejo, dan Benjeng.

Saat ditanyai oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Deni mengaku selama ini Pulau Madura merupakan tempat favorit menjual motor curian, atau tempat penadah paling diminati oleh para pencuri motor.
Deni mengaku sebenarnya sepeda motor mudah untuk dicuri. Namun ada jenis motor yang sulit untuk dicuri. “Paling sulit dicuri kendaraan yang menggunakan fitur keyless,” kata dia di Mapolres Gresik, Selasa (30/5/2023) kemarin.
Berdasarkan pengakuannya, sepeda motor curiannya ia bawa ke Pulau Madura. Tepatnya di Kabupaten Sampang. Di sana, sepeda motor curian dihargai lebih murah dari harga jual. “Satu motor dihargai Rp 3 juta, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” terangnya.
Sementara itu, salah satu pelaku curanmor bernama Alvianto (23) yang merupakan salah satu pelaku yang ditembak kakinya menunjukan cara mencuri motor dengan kunci T tidak butuh satu menit untuk membongkar kunci. “Yang sulit dicuri kalau motor menggunakan kunci ganda,” imbuhnya. (Din/RED)





