Jember, BeritaTKP.com – Sebuah mobil misterius tak bertuan bermerk Toyota Corolla 2 hari sudah terparkir di pinggir jalan tanpa diketahui siapa pemiliknya. Setelah ditelusuri, ternyata didalam mobil bernomor polisi (nopol) P 1951 IE tersebut terdapat pistol rakitan. Dan diselidiki lebih lanjut, pistol dan mobil tersebut milik seorang purnawirawan.

Kapolsek Kalisat AKP Istono yang menyatakan bahwa pistol itu merupakan milik seorang pensiunan tentara. Dugaan itu menguat setelah petugas polisi menemukan surat keterangan masa persiapan pensiun (MPP) ketika melakukan penggeledahan isi mobil tersebut.

“Kami memeriksa bagian laci dashboard dan mendapatkan 5 butir peluru. Kami juga mendapati surat keterangan MPP (Masa Persiapan Pensiun) atas nama Purnawirawan tentara berinisial ML,” kata Istono, Jumat (19/5/2023) kemarin.

Lewat penemuan tersebut, Istono mengerahkan tim untuk melakukan penggeledahan di rumah ML yang ada di Perum Taman Intan, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari. Hasilnya, polisi menemukan sejumlah amunisi lainnya. “Saat digeledah di rumahnya, kami juga mendapatkan 3 magasin untuk jenis senjata SS1 tanpa peluru. Mungkin semua itu dimiliki karena yang bersangkutan mantan anggota TNI,” ujar Istono.

Pada akhirnya ML, pemilik pistol rakitan tersebut telah diamankan polisi karena kasus penggelapan mobil. Sementara mobil yang terparkir itu merupakan milik ML. “(Ditangkap) terkait perkara lain, mengenai penggelapan mobil. Selanjutnya kami kroscek, benar mobil itu milik dia. Juga senjata (senpi rakitan) itu. Juga diakui oleh Pak ML,” kata Kapolsek Kalisat.

Istono menjelaskan bahwa setelah ditangkap karena kasus penggelapan, ML pemilik mobil Corrolla sekaligus pistol rakitan di dalamnya kini juga sudah ditahan di tahanan Polres Jember. “Saat ini sedang ditahan di Polres Jember,” ujar Isitiono.

Perlu diketahui, pistol rakitan dan amunisinya tersebut ditemukan di dalam mobil sedan yang terparkir sudah 2 hari di tepi jalan Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, pada Kamis (18/5/2023). Saat itu, pihaknya mendapatkan laporan warga yang curiga dengan keberadaan mobil tersebut. “Selanjutnya kami mendatangi TKP, dan mengecek kebenaran informasi itu. Ternyata benar tentang adanya mobil itu,” kata Istono. (Din/RED)