Surabaya, BeritaTKP.com – Seekor paus mati ditemukan terdampar di bibir Pantai Kejawan Putih Tambak, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (15/5/2023) kemarin. Bangkai paus seberat 10 ton tersebut ditemukan pertama kali oleh nelayan setempat. “Bangkai pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat RW 2 Kejawan Putih Tambak saat sedang melintas,” kata Lurah Kejawan Putih Tambak Surabaya Setia Kustanto.
Untuk penyebab dan awal mula bagaiman raja lautan tersebtu mati, pihaknya masih belum mengetahui. “Belum diketahui penyebab kematiannya ikan paus tersebut. Kemungkinan ikan itu terdampar yang lantas mati,” ujar Setia, Senin (15/5/2023) kemarin.

Proses evakuasi bangkai paus tersebut turut melibatkan Ahli Patologi Kedokteran Hewan Unair Bilqisthi Ari Putra. Dia mengatakan, ikan paus yang terdampar tersebut merupakan Paus Balin dengan panjang 12 meter dan berat 10 ton. Diperkirakan ikan paus itu mati terdampar di kawasan Hutan Mangrove sudah lebih dari sepekan lamanya.
Ikan paus tersebut mati diduga karena sakit. Namun, ia belum bisa memastikan penyakit yang diderita ikan paus tersebut. “Paus terdampar itu karena ada penyakit. Tapi, belum bisa diketahui secara pasti, cuma diagnosis awalnya memang sakit. Untuk kepastian penyakitnya masih harus dicari tahu melalui cek laboratorium terlebih dahulu,” tutur dia.
Berdasarkan pantauan di lokasi penemuan, tampak beberapa orang sedang menaiki perahu bermaksud untuk mengevakuasi dan meneliti bangkai ikan paus terdampar di bibir Pantai Kejawan Putih Tambak, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Sejumlah orang di lokasi mengaku merupakan tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dibantu oleh tim dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair). (Din/RED)





