Trenggalek, BeritaTKP.com – Stasiun pengisian bahan bakar (pom mini) di Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, ludes dilalap si jago merah. kebakaran yang melahap pom mini beserta toko milik Agung Prasetyo, warga setempat diduga diakibatkan oleh korsleting listrik.
Petugas pemadam kebakaran Trenggalek menerima laporan tentang kebakaran di pom mini tersebut merepsons dengan cepat dan memobilisasi beberapa unit pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Kerumunan warga sekitar juga tak luput berdatangan untuk menyaksikan upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran. Mereka diberitahu untuk menjaga jarak aman dan menghindari daerah yang berbahaya.

Saat api terus melahap bangunan pom mini, petugas pemadam kebakaran berjuang keras untuk memadamkan api dan mencegahnya merembet ke bangunan sekitarnya. Setelah beberapa jam berjuang, api berhasil dikendalikan dan pom mini yang terbakar berhasil dipadamkan.
Berdasarkan hasil keterangan dari para saksi dan pemilik rumah, Triadi Atmono selaku PLT Kasatpol PP dan Damkar Trenggalek mengatakan bahwa percikan api muncul dari mesin pengisi bahna bakar minyak (BBM).
Kronologi kejadiannya berawal saat Sulistyani istri pemilik toko, saat melayani pembeli, melihat percikan api dari mesin pom mini. Saat berusaha mencabut kabel aliran listrik yang terhubung dengan mesin pompa bbm, api sudah menjalar dan membesar di seputaran toko.
Karena berisi minyak di dalam mesin tersebut, mengakibatkan api dengan cepat menyambar toko beserta isinya ludes terbakar. “Sambil berteriak minta tolong, pemilik rumah dibantu warga setempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” terangnya, Selasa (10/5/2023) kemarin.
Untuk memadankan api, pihak pemadam kebakaran menerjunkan satu unit mobil PMK. Kurang lebih sekitar 30 menit kemudian api sudah bisa dipadamkan. Beruntungnya, tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini.
Pihak berwenang juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan memastikan kondisi peralatan listrik dan keselamatan yang baik di lingkungan sekitar, termasuk pom mini, guna mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang. (Din/RED)





