Bojonegoro, BeritaTKP.com – Tiga rumah warga RT 05 RW 02 Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan/Kota Bojonegoro, terancam amblas, lantaran tebing setinggi 10 meter di bantaran Sungai Bengawan Solo runtuh.

Salah satu pemilik rumah, Karsono (64) mengungkapkan, bahwa peristiwa longsornya tebing di samping rumahnya tersebut telah berlangsung sejak sepekan lalu.

Menurut Karsono, jarak pekarangan rumahnya dengan bibir pantai sepanjang 5 meter. Akibat longsor itu, kini jarak keduanya berkurang menjadi 1 meter. “Awalnya jauh dari sungai, sekitar 5 meteran, terus longsor sekarang tinggal 1 meter dengan Bengawan Solo,” ungkap Karsono, Senin (3/4/2023) senin.

Merespon hal tersebut, Kepala BPBD Bojonegoro Adrian Orianto menyebut bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel untuk melakukan assessment di lokasi. Tercatat, tanggul yang mengalami longsor tersebut sepanjang 45 meter, tinggi 10 meter dan jarak rumah warga dengan longsoran hanya 1 meter.

Menurutnya, penyebab longsornya tebing Sungai Bengawan Solo itu terjadi akibat debit air naik dengan status siaga merah pada Jumat (3/3/2023) bulan lalu. Kemudian terjadi longsor susulan pada Minggu (5/3/2023). Peristiwa itu juga sudah ditindaklanjuti pemdes setempat.

“Untuk saat ini rumah masih ditempati pemilik rumah, dan pihak Pemerintah Kelurahan Ledok kulon sudah mengirim surat laporan kejadian kepada PPK OP SDA IV BBWS Bengawan Solo,” pungkasnya. (Din/RED)