Jember, BeritaTKP.com – Seorang pekerja nyaris saja tertimpa plengsengan longsor di tepi Jalan Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Beruntungnya, para pekerja sempat menyelamatkan diri dari peristiwa tersebut, jadi bisa dipastikan tidak ada korban. “Tapi material proyek plengsengan jatuh ke dalam jurang,” kata Kapolsek Silo AKP Suhartanto, Jumat (17/3/2023) kemarin.
Menurut pria yang disapa akrab dengan sebutan Tanto ini, plengsengan longsor terjadi pada pukul 13.00 WIB. Plengsengan tiba-tiba ambrol saat di bawah ada sejumlah pekerja. “Sontak pekerja langsung lari agar tidak tertimpa material longsor,” katanya.

Plengsengan yang longsor itu lebarnya sekitar 20 meter. Sejumlah material jatuh ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 15 meter. Longsor diduga terjadi akibat kendaraan truk bermuatan berat yang melintas di lokasi kejadian. “Sehingga terjadi retakan lagi dan adanya rongga-rongga yang kemasukan air pada pondasi bagian bawah plengsengan. Jadinya menyebabkan terjadinya longsor,” ucapnya.
“Kejadian longsor ini adalah kedua kalinya. Di mana dulu pertama kali pernah terjadi saat awal-awal pengerjaan proyek. Nah untuk kejadian ini, saat pekerjaan proyek plengsengan perbaikan itu padahal sudah lebih dari 60 persen, malah hancur. Sehingga dengan kejadian ini, harus dilakukan perbaikan dan pembangunan lagi dari awal,” imbuhnya.
Untuk arus lalu lintas, menurut dia masih lancar. Namun tetap diberlakukan sistem buka tutup. “Arus kendaraan terpantau lancar. Baik dari Jember ke Banyuwangi atau sebaliknya,” ujarnya.
“Sudah kita sampaikan lewat media massa dan radio, seyogyanya bagi kendaraan yang bermuatan besar untuk tidak melintas dulu lewat Jalur Gumitir. Disarankan lewat Jalur Pantura (Situbondo) jika dari Banyuwangi. Sebaliknya jika dari Jember, bisa melewati Bondowoso dan Situbondo, baru kemudian ke Banyuwangi,” pungkas Tanto. (Din/RED)





