Bojonegoro, BeritaTKP.com – Seorang nenek bernama Leginah, warga asal Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Bengawan Solo, pada Minggu (12/3/2023) kemarin. Wanita berusia 90 tahun ini sebelumnya sempat dilaporkan tidak berada di rumah semenjak dini hari.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Ardian Orianto mengatakan, nenek Leginah ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Bengawan Solo sekitar pukul 10.30 WIB. ia mengungkap, sebelum dilaporkan hilang, sekitar pukul 02.30 WIB, keluarga korban melihat pintu dapur terbuka dan mendapati korban tak ada di rumah.

Petugas BPBD Bojonegoro saat mengevakuasi jenazah nenek Leginah dari bantaran Sungai Bengawan Solo.

Lantas merasa khawatir, pihak keluarga kemudian berupaya melakukan pencarian. Sekitar pukul 04.00 WIB, ditemukan sepasang sandal milik korban di bantaran Sungai Bengawan Solo. Mengetahui hal ini, pihak keluarga kemudian melapor kepada BPBD Bojonegoro untuk membantu dilakukan proses pencarian.

“Kami melakukan pencarian di bantaran bengawan dengan memakai 1 perahu karet. Setelah beberapa jam melakukan pencarian korban ditemukan dalam keadaan meninggal,” kata Kalaksa BPBD Bojonegoro, Ardian Orianto.

Korban ditemukan di tepi Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Dusun Mojo, Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno atau 9 kilometer dari titik lokasi awal dilaporkan menghilang. Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan atas permintaan pihak keluarga. (Din/RED)