Malang, BeritaTKP.com – Seorang nenek bernama Tuminah (76), warga Dusun Ganten, RT 19 RW 08, Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, ditemukan tewas tertimbun material tanah longsor. Bencana longsor ini terjadi pada Senin (27/2/2023) kemarin malam saat hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Salah seorang saksi mata bernama Suhariyanto mengungkapkan, ada korban lain selain nenek Tuminah, yakni Seorang lansia bernama Misdi (65). Beruntung akibat peristiwa itu, Misdi hanya mengalami luka-luka.

“Hujan intensitas tinggi sejak sore hingga malam hari mengguyur wilayah ini. Kemudian tiba-tiba terjadi tanah longsor menimpa kediaman Ibu Tuminah,” kata Sunaryanto, Selasa, (28/2/2023).

Korban Misdi diketahui berniat hendak menolong Ibu Tuminah. Namun saat hendak melakukan pertolongan Ibu Tuminah, terjadi longsro susulan yang membuat dirinya mengalami luka-luka.

Kapolsek Ngantang, AKP Hanis Siswanto membenarkan, jika di wilayah hukumnya telah terjadi tanah longsor mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Tanah longsor itu terjadi karena kondisi tanah sudah jenuh air akibat diguyur hujan lebat hampir setiap hari.

“Tanah longsor itu menimpa rumah Ibu Tuminah. Selanjutnya korban bernama Misdi berusaha menolong. Namun nahasnya ada longsor susulan. Hingga akibatnya Bapak Misdi juga ikut terkena meterial longsor,” beber Hanis.

Setelah mengetahui peristiwa tersebut serta memperkirakan kondisi sudah cukup aman. Warga sekitar mulai berdatangan untuk membantu melakukan proses evakuasi korban, Namun saat dilakukan evakuasi, Ibu Tuminah ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Ngantang untuk dilakukan visum et repertum.

“Sedangkan untuk korban bernama Misdi. Ditemukan dalam kondisi luka-luka. Dia langsung dibawa ke Puskesmas dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Madinah di Kecamatan Kasembon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” jelas dia.

Lebih lanjut, akibat peristiwa tersebut, sebagian rumah korban Tuminah rusak parah akibat tertimpa reruntuhan material tanah longsor. Polisi telah memasang garis pembatas di lokasi tersebut. Agar masyarakat tak berdatangan ke dalam lokasi. (Din/RED)