Magetan, BeritaTKP.com – Dua bersaudara berboncengan sepeda motor terlibat kecelakaan lalu lintas dengan Toyota Inova di jalan Raya Plaosan – Magetan tepatnya di timur Kebun Bunga Refugia masuk Kelurahan/ Kecamatan Plaosan, Selasa (14/02/2023) kemarin, pukul 20.30 WIB.

Dua orang penunggang motor merk Honda Beat AE 2353 RX dilaporkan tewas gara-gara kecelakaan tersebut. Mereka berinisial AH (14) dan Al (8), warga desa Buluharjo Kecamatan Plaosan. Sedang pengemudi Toyota Innova AE 1702 RU tersebut adalah PW (49) warga kelurahan Plaosan.

Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa lakalantas yang mengakibatkan 2 orang pengendara motor berboncengan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sepeda motor yang dipakai korban ringsek parah usai kecelakaan.

“Berdasarkan laporan Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan di lokasi, kejadian bermula dari motor Honda Beat yang dikendarai oleh korban bergerak dari arah utara ke selatan. Namun sesampainya tempat kejadian di jalan raya Plaosan – Magetan tepatnya di timur kebun Bunga Refugia masuk Kelurahan Plaosan menghindari truck yang tengah parkir di kiri jalan,” terangnya.

Karena cuaca hujan dan jalan yang licin, kendaraan korban terpeleset dan terpelanting ke sisi jalan sebelah kanan. Kemudian pada saat bersamaan dari arah berlawanan bergerak kendaraan Toyota Innova.

“Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan pun tidak dapat terhindarkan. Kedua bocah tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka dibagian kepala. Saat ini kedua korban telah dievakuasi ke kamar mayar RSUD Sayidiman Magetan. Sementara itu pengemudi Inova diamankan di pos lantas Plaosan,” ungkapnya.

Budi mengaku sudah berulangkali menghimbau kepada para orang tua untuk tidak mengizinkan anaknya yang masih di bawah umur mengendarai sepeda motor karena bisa berpotensi mengalami kecelakaan.

“Sekali lagi kami menghimbau kepada para orang tua untuk tidak membiarkan para anaknya mengendarai motor. Anak bawah umur sangat berbahaya dan berpotensi terjadi kecelakaan seperti saat ini,” tegasnya. (Din/RED)