Batu,Berita TKP.Com- Sebanyak enam Stan( lapak) yang berada di kawasan relokasi oasar Batu yang rerletak di jalan Sultan Agung,Gang Volli,Nomer 11A,Kelurahan Sisir,Kecamatan Batu,Kota Batu,mengalami kebakaran pada Rabu,( 11/1/2023) malam.

Kebakaran yang diperkirakan terjadi pada pukul 19.00 WIB ini diduga bersumber dari pemanas air yang lupa dimatikan oleh salah seorang pemilik stan di kawasan relokasi pasar Batu ini.

Tim Pemadam Kebakaran saat melakukan proses pemadaman api di kawasan relokasi Pasar Batu, Rabu (11/01/2022).

Sebanyak enam stan (lapak) yang berada di kawasan relokasi pasar Batu yang terletak di Jalan Sultan Agung, Gang Voli, Nomor 11A, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. Mengalami kebakaran pada Rabu, (11/1/2023) malam.

Kebakaran yang diperkirakan terjadi pada pukul 19.00 WIB ini diduga bersumber dari pemanas air yang lupa dimatikan oleh salah seorang pemilik stan di kawasan relokasi pasa Batu ini.

Kejadian yang sempat menggegerkan warga sekitaran kawasan pasar sementara ini dengan sigap direspon oleh Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Batu serta aparat Kepolisian dan warga setempat yang berjibaku melakukan pemadaman api bersama-sama.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemkot Batu Santoso Wardoyo saat dihubungi indikatorindonesia pasca kabar ini tersebar menjelaskan, pihaknya telah melakukan upaya pemadaman.

“Saat ini sudah kami nyatakan padam, namun kondisi masih dianggap berbahaya, dan sementara untuk masyarakat yang tidak berkepentingan tidak boleh merapat ke lokasi,” kata Santoso.

Dirinya menambahkan, kobaran api ini telah melalap sejumlah enam stan milik pedagang di kawasan pasar relokasi Kota Batu ini.

“Terdiri dari stan yang berjualan alat-alat elektronik, stan pertanian dam pertukangan. Untuk penyebab pastinya masih kami selidiki,” bebernya.

Sosok yang mengagumi aktivitas foto di bawah air ini mengungkapkan, dugaan awal penyebab kebakaran diketahui ada salah satu pemilik stan yang tengah memanaskan air.

“Tapi tadi pagi listrik padam sampai dengan pasar tutup, itu mungkin lupa untuk dicabut, sehingga pada akhirnya panas dan menyebabkan kebakaran, yang akhirnya merempet sampai ke enam stan. Itu dugaan sementara, dan saat ini kami masih meneliti lebih lanjut,” ungkapnya.

Dalam pemadaman kebakaran kali ini, tim dari Pemadam Kebakaran Pemkot Batu telah menerjunkan sebanyak empat truk pengangkut air, dan lima unit mobil suply air dengan kapasitas 5000 liter dengan anggota sekitar 20 orang.

“Estimasi waktu pemadaman sekitar 15 menit api sudah berhasil kita padamkan, namun untuk memastikan total keseluruhan estimasi waktunya hampir satu jam,” papar Santoso.

Saat ditanya terkait total kerugian akibat kejadian ini, pihak Damkar Kota Batu belum bisa memberikan keterangan.

“Ya, nanti kita jumlahkan lebih lanjut, karena saat ini kami masih belum mengetahui secara pasti total dari kerugian pedagang akibat kebakaran tersebut,” tutup Santoso. (Imam/Jab/hmas Batu)