Malang, BeritaTKP.com – Upaya petugas gabungan melakukan pencarian Ahmad Amin (25), korban tanah longsor, akhirnya membuahkan hasil. Pada Kamis (3/11/2022) sekitar pukul 08.55 WIB, jasad warga Dusun Kunci RT 16/ RW 04, Desa Wringinanom tersebut berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor.

“Dalam melakukan pencarian korban melibatkan anjing pelacak untuk cepat mengetahui posisi korban,” terang Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Kamis (3/11/2022).

Begitu ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Dusun Kunci, Desa Wringinanom. Selanjutnya oleh pihak keluarga korban dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.

Diberitakan sebelumnya, Ahmad Amin menjadi korban longsor di Ledok Amprong, pada hari Selasa (1/11/2022) lalu, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban bersama satu temannya akan melakukan ojek angkutan bambu. Namun nahas dirinya malah menjadi korban longsor, setelah wilayah tersebut diguyur hujan sejak pukul 15.00 WIB.

“Karena ditunggu cukup lama tidak sampai sampai di lokasi, akhirnya temannya yang bernama Ilham kembali untuk menjemputnya,” kata Sadono.

Tetapi begitu mengetahui jalur yang baru saja dilalui terjadi longsor, serta posisi korban berada di belakang temannya. Maka Ilham memutuskan melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan dilanjutkan ke Polsek dan BPBD Kabupaten Malang. “Pencarian pada hari ketiga dimulai pukul 06.30 hingga 10.30, dengan hasil korban diketemukan pukul 08.55,” ujar Sadono.

Petugas gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pencarian antara lain; Basarnas Surabaya, BPBD Kab Malang, PMI Kab Malang, Muspika Kecamatan Poncokusumo, Perangkat Desa GubukKlakah, Satpol PP dan Damkar Kab Malang, Gabungan Potensi SAR dan masyarakat sekitar.

“Sekitar pukul 10.30 wib tim gabungan membubarkan diri dan kembali ke markas masing masing, setelah dilakukan apel penutupan pencarian yang dipimpin oleh Basarnas,” kata Sadono.

Sebelumnya, sepeda motor korban telah ditemukan, Kamis (3/11/2022) sekitar pukul 06.00. “Sekitar jam 6 pagi sepeda motor korban ditemukam tim, langsung dievakuasi,” kata Sadono Irawan. (Din/RED)