Gresik, BeritaTKP.com – Rancangan program pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum nelayan (SPBUN) Gresik di Kelurahan Lumpur terus dilanjutkan. Pengelola SPBUN itu sendiri yakni PT Gresik Migas mulai melakukan pengukuran lahan yag sudah disepakati untuk pendirian SPBUN.

Sebelumnya, rencana pembangunan SPBUN ini ada karena keluhan para nelayan Lumpur. Keluhan tersebut langsung disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo saat mengunjungi Gresik pada April 2002 lalu.

Untuk mendukung hal itu pendataan seperti jumlah kebutuhan untuk mengusulkan jumlah kuota, titik SPBUN hingga jumlah nelayan pun juga sudah dilakukan. Saat ini tinggal beberapa proses saja sebelum pembangunan itu dilakukan.

“Kami sudah melakukan pengukuran lahan untuk finalisasi dari yang sudah disepakati oleh para pihak terkait,” ujar Dirut PT Gresik Migas Habibullah, Kamis (20/10/2022) kemarin.

Masih menurut Habibullah, terkait dengan itu pihaknya sudah mengajukan persyaratan yang belum keluar. Seperti pengajuan persyaratan ke PT Pertamina terkait pembangunan SPBUN tersebut. “Semuanya itu tinggal menunggu izin prinsipnya keluar,” paparnya.

Ditanyai persyaratan lainnya, Habibullah mengatakan, semuanya sudah siap. Seperti rekomendasi dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang sudah keluar. “Tinggal hanya persiapan teknis sebelum izin prinsip pembangunan dikeluarkan oleh Pertamina,” tandasnya. (Din/RED)