Jember, BeritaTKP.com – Salah seorang siswa SMK berinisial Fer di Jember menjadi korban pengeroyokan hingga meninggal dunia dengan kondisi bagian perut terbuka menganga sampai-sampai ususnya tercerai berai. Luka yang didapatkan Fer ini diketahui akibat dari sabetan celurit.
Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Dika Hadiyan Wiratama mengatakan, peristiwa tawuran itu berawal dari sebuah kafe, di Kecamatan Semboro. Awalnya, pelajar sedang berada di kafe ini terlibat saling pandang. “Dipicu saling pandang di sebuah kafe, hingga berlanjut juel di jembatan,” katanya, Kamis (6/10/2022).
Sementara itu, Slamet, pemilik kafe mengatakan, awalnya ada empat anak SMK Sumberbaru di kafenya. Kemudian datang siswa SMA Tanggul. Mereka kamudian terlibat saling pandang satu sama lain.
“Diduga terpancing emosi, mereka mengajak kelompok siswa itu duel. Saya usir mereka dari kafe. Saya tidak tahu kalau mereka ternyata melanjutkan duel di jembatan Samboro,” sambungnya.
Petugas yang mendapat laporan ini kemudian melakukan pengejaran. Dari tiga pelaku yang terlibat duel, satu orang berhasil diamankan. Sayang, dua orang lainnya, termasuk yang melakukan pembacokan berhasil kabur. (Din/RED)






