Surabaya, BeritaTKP.com – Kejadian tragis dialami oleh Markawit (48), warga asal Dusun Gading, Kelurahan Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Markawit ditabrak kereta api (KA) Dharmawangsa jurusan Jakarta-Surabaya di perlintasan Jalan Raya Tandes, pada Senin (22/8/2022) kemarin.
Markawit seketika meninggal dunia di tempat dengan kondisi tubuh yang sudan remuk. “Tubuhnya terpisah menjadi 3 bagian,” kata Tulus, warga setempat.
Jenazah Markawit diveakuasi petugas dari TKP.
Sepengetahuan Tulus, saat kejadian kondisi perlintasan KA gelap gulita dan korban berjalan sendirian. Sehingga tanpa diduga melintas KA dari utara ke timur Pasar Turi lalu menabraknya. “Korban jalan sendirian dan kereta melaju sangat kencang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Regu Polsuska PT KAI, Agung Lesmana (31), mengungkapkan saat itu masinis KA Dharmawangsa melajukan kereta dari barat ke timur.
Sampai di TKP, melihat korban berjalan sambil memegang HP. Melihat itu, sempat menyembunyikan klason berkali-kali agar korban menghindar. Namun mungkin tidak mendengarnya hingga akhirnya tertabrak KA. “Infonya sih korban mainan ponsel. Masinis sudah membunyikan klakson, tapi korban mungkin tidak tahu, akhirnya tertabrak,” kata Agung saat ditemui di lokasi kejadian.
Mengetahui kejadian ini, petugas perlintasan KA langsung menghubungi command center 112. Setelah petugas datang ke lokasi lalu membawa jenazah Markawit ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans. (Din/RED)





