ILUSTRASI

Jakarta Timur, BeritaTKP.com – Diduga merasa sakit hati karena ditegur, seorang teknisi disalah satu SMA di Jakarta Timur, tega membacok Kepala Tata Usaha (TU). Kejadian berdarah itu terjadi pada Jumat (1/6/2022) lalu

Kapolsek Cipayung, AKP Bayu Marfiando mengatakan pelaku mengaku kalap melakukan pembacokan terhadap korban lantaran dituduh tidak masuk kerja selama tiga hari.

“Pelaku ditegur oleh korban yang merupakan kepala TU di sekolah tersebut (kenapa tidak masuk tiga hari). Tanpa banyak bicara, YH yang merasa dirinya masuk akhirnya sakit hati,” jelas Bayu.

“Tersangka ini kemudian lari ke belakang, ke gudang untuk ambil samurai, lalu samperin korban, terjadilah pembacokan itu,” sambungnya.

Akibat insiden ini, lanjut Bayu, korban mengalami pendarahan akibat luka di bagian lengannya. TP kini dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa Jakarta.

“Korban dirawat di Rumah Sakit Adhyaksa, rencananya memang akan dilakukan operasi,” ujarnya.

Dengan melihat kondisi korban, kata Bayu, polisi belum dapat meminta keterangan lebih lanjut terkait peristiwa penganiayaan tersebut.

“Kita belum bisa ambil keterangan, menunggu hasil operasi,” tukasnya

Akibat perbuatannya, tersangka YH akan dikenakan dengan Pasal 351 ayat 2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara. (RED)