MIMIKA, BeritaTKP.com — Delapan penumpang LCT Cahaya Permata Hati berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kebocoran hingga nyaris seluruh bagian kapal tenggelam di perairan Puriri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kedelapan penumpang ditemukan tim SAR gabungan pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIT. Saat ditemukan, kapal dilaporkan telah tenggelam sekitar 80 persen.

Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna mengatakan seluruh korban ditemukan berada di bagian anjungan kapal dan telah menggunakan jaket pelampung.

“Delapan korban ditemukan Senin malam sekitar pukul 23.00 WIT di atas kapal LCT Cahaya Permata Hati yang telah tenggelam 80 persen di Perairan Puriri,” kata I Wayan Suyatna.

Dievakuasi ke Kapal LCT Lain

Setelah ditemukan, kedelapan penumpang dievakuasi menggunakan LCT Tri Anugerah Maritim 605.

Mereka kemudian dibawa menuju Pelabuhan Rakyat Pomako, Timika, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan seluruh penumpang berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian dan pertolongan SAR diusulkan untuk ditutup.

Kapal Berangkat dari Pomako Menuju Asmat

LCT Cahaya Permata Hati sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Rakyat Pomako pada Senin pagi.

Kapal bermuatan pasir tersebut dijadwalkan menuju Pelabuhan Asmat, Papua Selatan, dengan membawa delapan orang.

Namun, saat berada di sekitar perairan Puriri, kapal mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam.

Tim SAR Bergerak ke Lokasi

Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y Batlajery memberangkatkan tim menggunakan LCT Tri Anugerah Maritim 605 dan RBB Basarnas untuk melakukan pencarian serta pertolongan.

Upaya tersebut membuahkan hasil setelah delapan penumpang ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin malam.

Kedelapan korban kemudian dibawa ke Pelabuhan Rakyat Pomako untuk mendapatkan penanganan dan diserahkan kepada keluarga.(æ/red)