Bali, BeritaTKP.com – Aksi empat pelajar asal Jepang yang sedang mengikuti program study tour di Bali menjadi sorotan publik setelah rekaman CCTV menunjukkan mereka mencuri pakaian di sebuah toko di kawasan Kajeng, Ubud, Rabu (3/12/2025).

Pemilik toko menyadari 11 potong pakaian hilang sebelum akhirnya menemukan bukti pencurian melalui CCTV. Dalam rekaman yang beredar luas di media sosial, para pelajar itu terlihat memasukkan barang dagangan ke dalam tas secara sembunyi-sembunyi sambil mengawasi kondisi sekitar.

Video tersebut viral tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Jepang. Banyak warganet Negeri Sakura mengecam keras tindakan para siswa itu dan menyebutnya sebagai “aib abadi” bagi negara mereka.

Pihak sekolah, SMP–SMA Otani, Kyoto, mengeluarkan pernyataan resmi pada Senin (8/12/2025) dan mengakui bahwa siswanya terlibat dalam insiden pencurian itu.

“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada pemilik toko, masyarakat setempat, dan seluruh pihak yang terdampak,” tulis Kepala Sekolah Fumio Inui dalam pernyataannya.
“Kami menanggapi insiden ini dengan sangat serius dan bekerja sama dengan otoritas terkait.”

Pihak sekolah menambahkan bahwa mereka akan mengevaluasi kembali sistem pembinaan siswa dan meminta publik agar tidak menyebarkan identitas para remaja tersebut untuk menghindari dampak negatif yang lebih luas.

Kasus ini mencuat di tengah meningkatnya sorotan terhadap perilaku wisatawan mancanegara di Bali. Tahun ini beberapa kasus lain juga menarik perhatian publik, termasuk penahanan kreator konten asal Australia, Bonnie Blue, terkait dugaan aktivitas pornografi dan penggunaan kendaraan ilegal.

Otoritas di Bali sebelumnya menyatakan tingkat pelanggaran yang melibatkan WNA meningkat dalam beberapa tahun terakhir, mencakup penipuan, kekerasan, hingga kejahatan siber.(æ/red)